Google adalah sebuah perusahaan Amerika Serikat yang paling terkenal melalui mesin pencarinya yang juga bernama Google.
Perusahaan
Google
Inc. (NASDAQ: GOOG) didirikan pada 7 September 1998 di ruang garasi
rumah teman mereka di Menlo Park, California. Pada Februari 1999,
perusahaan tersebut pindah ke kantor di 165 University Ave., Palo Alto,
California sebelum akhirnya pindah ke “Googleplex” pada akhir tahun
tersebut.
Mesin pencari
Google
adalah mesin pencari di Internet yang berbasis di Amerika Serikat.
Google merupakan salah satu mesin pencari paling populer di web dan
menerima setidaknya 200 juta permintaan pencarian setiap hari melalui
situsnya dan situs-situs web kliennya seperti American Online (AOL).
Kantor pusat
Google berada (di “Googleplex”) di Mountain View, California.
Sejarah
Google
berawal dari proyek penelitian dua mahasiswa Ph.D. Universitas
Stanford, Larry Page dan Sergey Brin pada awal 1996 yang mengembangkan
teori bahwa sebuah mesin pencari yang berdasarkan analisis matematika
hubungan antara situs-situs web akan memberikan hasil yang lebih baik
daripada dengan menggunakan teknik-teknik pencarian dasar yang digunakan
pada saat itu. Sistem ini pada awalnya dinamakan BackRub karena
menggunakan backlink untuk memperkirakan seberapa penting sebuah situs.
Yakin
bahwa halaman dengan paling banyak link menuju halaman tersebut dari
halaman-halaman web relevan lainnya merupakan halaman-halaman yang
paling relevan, Page dan Brin memutuskan untuk mencoba tesis mereka
sebagai bagian dari studi mereka – ini menjadi fondasi bagi mesin
pencari mereka. Mereka secara resmi membentuk perusahaan mereka Google
Inc. pada 7 September 1998.
Google
menjadi populer di antara pengguna Internet karena desainnya yang
sederhana dan ‘bersih’ serta hasil pencariannya yang relevan. Iklan
dijual berdasarkan kata kunci (keyword) sehingga mereka menjadi lebih
relevan bagi para pengguna, dan iklan-iklan tersebut diharuskan
menggunkan teks saja agar desain halaman tetap rapi dan loading halaman
tetap cepat. Konsep penjualan iklan berdasarkan kata kunci diawali oleh
Overture yang dulunya bernama GoTo.com. Pada saat kebanyakan perusahaan
dotcom lainnya bangkrut, Google secara diam-diam semakin memperkuat
pengaruhnya dan mendapatkan laba.
Pada September 2001, mekanisme
pemeringkatan Google (PageRank) diberikan hak paten Amerika. Hak paten
tersebut diberikan secara resmi kepada Leland Stanford University dan
mencantumkan nama Lawrence Page sebagai sang pencipta.
Pada
Februari 2003, Google membeli Pyra Labs, pemilik Blogger, sebuah situs
web pionir dan pemimpin hosting weblog. Akuisisi ini tampak tidak
konsisten dengan misi umum Google, namun langkah ini membuat Google
dapat menggunakan informasi dari posting-posting blog untuk memperbaiki
kecepatan dan relevansi artikel-artikel di
Google News.
Pada
masa puncak kejayaannya pada awal 2004, Google mengurus hampir 80
persen dari seluruh permintaan pencarian di Internet melalui situs
webnya dan klien-klien seperti Yahoo!, AOL dan CNN. Share Google turun
sejak Yahoo! melepaskan teknologi pencarian Google pada Februari 2004
agar dapat menggunakan hasil pencarian independen mereka.
Karangan Lain Mengenai Sejarah Google.
Google…
unik namanya, unik sejarahnya
Siapa
yang tak kenal dengan Google. Bagi semua peselancar dunia cyber pasti
sudah sangat akrab dengan Om Google ini. Google sangat terkenal dengan
mesin pencari di rimba belantara dunia maya. Yang perlu dilakukan
hanyalah mengetik kata sandi yang diinginkan maka Om Google akan melacak
dan mencari informasi apapun yang diinginkan.
Google dengan dua
“o” pun unik, sebab jika data hasil pencarian ditemukan, jumlah “o” akan
muncul sebanyak Web yang didapat oleh mesin pencari.
Kata Google
berasal dari kata Googlo. Kata itu diciptakan oleh Milton Sirotta,
Ponakan Edward Kasner seorang ahli Matematika dari AS. Sirotta membuat
istilah Googlo untuk menyebutkan angka 1 (satu) yang diikuti 100 angka 0
(nol), Oleh karena itu penggunaan kata Google merupakan Refleksi dari
kata Googlo.
Tapi tahukan Anda, Google tak hanya unik dari asal
katanya. Google pun memiliki latar belakang sejarah yang unik. Google
lahir dari sebuah pertemuan dua pemuda yang terjadi secara tidak sengaja
pada tahun 1995 lalu. Larry Page, alumnus Universitas Michigan , yang
sedang menikmati kunjungan akhir pekan, tanpa sengaja dipertemukan
dengan Sergey Brin, salah seorang murid yang mendapat tugas mengantar
keliling Lary.
Dalam pertemuan tanpa sengaja tadi, dua pendiri
Google tersebut sering terlibat diskusi panjang. Keduanya memiliki
pendapat dan pandangan yang berbeda sehingga sering terlibat perdebatan.
Namun, perbedaan pemikiran mereka justru menghasilkan sebuah pendekatan
unik dalam menyelesaikan salah satu tantangan terbesar pada dunia
komputer. Yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data
masif.
Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan
kolaborasi dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub.
Setahun kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan
mengangkat reputasi BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari
langsung menyebar ke penjuru kampus.
Larry dan Sergey terus
menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya juga mulai
mencari investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi Google.
Gayung
pun bersambut. Mereka mendapat suntikan dana dari teman kampus, Andy
Bechtolsheim, yang merupakan pendiri Sun Microsystems. Pertemuana mereka
terjadi pada pagi buta di serambi asrama mahasiswa fakultas Stanford,
di Palo Alto. Larry dan Sergey memberikan demo secara singkat karena
Andy tak memiliki waktu yang cukup lama.
Melalui demo itu Andy
setuju untuk memberikan bantuan dana berupa sebuah cek senilai 100 ribu
dolar AS. Sayangnya, cek itu tertulis atas nama perusahaan Google.
Padahal saat itu perusahaan bernama Google belum didirikan oleh Sergey
dan Larry.
Investasi dari Andy menjadi sebuah dilema. Larry dan
Sergey tak mungkin menyairkan cek selama belum ada lembaga legal yang
bernama perusahaan Google. Karena itu, dua pendiri Google ini kembali
bekerja keras dalam mencari investasi. Mereka mencari pendana dari
kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana
sekitar 1 juta dolar. Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat
didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo
Park,California.
Misi Google adalah, “untuk mengumpulkan
informasi dunia dan menjadikannya dapat diakses secara universal dan
berguna.” Filosofi Google meliputi slogan seperti “Don`t be evil”, dan
“Kerja harusnya menatang dan tantangan itu harusnya menyenangkan”,
menggambarkan budaya perusahaan yang santai.
Saat ini Google
merupakan sebuah perusahaan berpredikat nomor satu dalam top 100
perusahaan yang paling diminati di Amerika, dengan jumlah pegawai
sekitar 10 ribu orang.
Sejarah Facebook

Mark Zuckerberg menciptakan Facemash, pendahulu Facebook, tanggal 28
Oktober 2003 ketika berada di Harvard sebagai mahasiswa tahun kedua.
Menurut The Harvard Crimson, situs ini mirip dengan Hot or Not, dan
menggunakan “foto yang diperoleh dari facebook (buku wajah) daring di
sembilan asrama, menempatkan dua foto berdampingan pada satu waktu dan
meminta pengguna memilih yang mana yang paling seksi”.
Untuk menyelesaikannya, Zuckerberg meretas ke bagian jaringan
komputer Harvard yang dilindungi dan menyalin gambar-gambar ID pribadi
asrama. Harvard pada waktu itu tidak memiliki “buku wajah” (direktori
berisi foto dan informasi dasar) mahasiswa. Facemash menarik 450
pengunjung dan 22.000 tampilan foto pada empat jam pertama mengudara.
Situs ini langsung diteruskan ke beberapa server grup kampus, namun
dimatikan beberapa hari kemudian oleh administrasi Harvard. Zuckerberg
dihukum karena menembus keamanan kampus, melanggar hak cipta, dan
melanggar privasi individu, dan terancam dikeluarkan. Namun, hukuman
tersebut dibatalkan. Zuckerberg memperluas proyek awalnya ini pada
semester tersebut dengan membuat peralatan studi sosial untuk menghadapi
ujian final sejarah seni, dengan mengunggah 500 lukisan Augusta ke
situs webnya, dengan satu gambar per halaman disertai kotak komentar.Ia
membuka situs tersebut kepada teman sekelasnya, dan mereka mulai saling
berbagi catatan.
Pada semester berikutnya, Zuckerberg mulai menulis kode untuk situs
web baru pada Januari 2004. Ia terinspirasi, katanya, oleh editorial The
Harvard Crimson tentang insiden Facemash. Pada 4 Februari 2004,
Zuckerberg meluncurkan “Thefacebook” yang awalnya berada di situs
thefacebook.com.
Enam hari setelah situs ini diluncurkan, tiga senior Harvard, Cameron
Winklevoss, Tyler Winklevoss, dan Divya Narendra, menuduh Zuckerberg
sengaja mengalihkan mereka agar mereka percaya ia membantu mereka
membuat jejaring sosial bernama HarvardConnection.com, sementara ia
menggunakan ide mereka untuk membuat sebuah produk saingan. Ketiganya
mengeluh kepada Harvard Crimson, dan surat kabar ini memulai sebuah
investigasi. Tiga senior tersebut mengajukan tuntutan hukum terhadap
Zuckerberg yang akhirnya diselesaikan.
Keanggotaan awalnya dibatasi kepada mahasiswa Harvard College saja,
dan pada bulan pertama, lebih dari setengah mahasiswa sarjana di Harvard
terdaftar di situs ini. Eduardo Saverin (pebisnis), Dustin Moskovitz
(programer), Andrew McCollum (seniman grafis), dan Chris Hughes segera
bergabung dengan Zuckerberg untuk membantu mempromosikan situs web ini.
Bulan Maret 2004, Facebook memperluas diri ke Stanford, Columbia, dan
Yale. Situs ini kemudian dibuka ke sekolah Ivy League lain, Universitas
Boston, Universitas New York, MIT, dan secara perlahan beberapa
universitas di Kanada dan Amerika Serikat.
Facebook diinkorporasikan pada musim panas 2004, dan pengusaha Sean
Parker, yang sering memberi saran kepada Zuckerberg, diangkat sebagai
presiden perusahaan. Bulan Juni 2004, Facebook memindahkan pusat
operasinya ke Palo Alto, California. Perusahaan ini menerima investasi
pertamanya pada bulan itu dari pendiri pendamping PayPal, Peter Thiel.
Perusahaan ini menghapus The dari namanya setelah membeli nama ranah
facebook.com pada tahun 2005 dengan nilai $200.000
Facebook meluncurkan versi sekolah menengah atas pada September 2005
yang dianggap Zuckerberg sebagai tahap logis selanjutnya. Pada waktu
itu, jaringan sekolah menengah membutuhkan undangan untuk bergabung.
Facebook kemudian memperluas persyaratan keanggotaannya kepada karyawan
dari sejumlah perusahaan, termasuk Apple Inc. dan Microsoft. Facebook
kemudian dibuka tanggal 26 September 2006 kepada setiap orang yang
berusia 13 tahun dan ke atas dengan alamat surel yang sah.
Pada 24 Oktober 2007, Microsoft mengumumkan bahwa mereka telah
membeli 1,6% saham Facebook senilai $240 juta, sehingga memberikan
Facebook nilai sebesar $15 milyar. Pembelian oleh Microsoft ini meliputi
hak mereka untuk menempatkan iklan internasional di Facebook. Bulan
Oktober 2008, Facebook mengumumkan bahwa mereka akan membuka kantor
pusat internasional di Dublin, Irlandia. Bulan September 2009, Facebook
mengatakan bahwa mereka mengalami arus kas positif untuk pertama
kalinya. Bulan November 2010, menurut SecondMarket Inc., sebuah bursa
saham perusahaan swasta, nilai Facebook mencapai $41 milyar (mengalahkan
eBay secara tipis) dan menjadi perusahaan web terbesar ketiga di AS
setelah Google dan Amazon. Facebook telah diincar sebagai kandidat
berpotensi untuk penawaran umum perdana pada 2013.
Lalu lintas ke Facebook meningkat stabil setelah 2009. Jumlah
pengunjung Facebook mengalahkan Google pada 13 Maret 2010. Facebook juga
menjadi jejaring sosial teratas dari delapan pasar perorangan di Asia,
yaitu Filipina, Australia, Indonesia, Malaysia, Singapura, Selandia
Baru, Hong Kong dan Vietnam, sementara merek lain masih mempertahankan
posisi teratas mereka di beberapa pasar, termasuk Orkut milik Google di
India, Mixi.jp di Jepang, CyWorld di Korea Selatan, dan Wretch.cc milik
Yahoo! di Taiwan.
Sebagian besar pendapatan Facebook berasal dari periklanan. Microsoft
adalah rekan eksklusif Facebook untuk melayani iklan spanduk, dan
Facebook hanya melayani iklan yang masuk dalam inventaris iklan
Microsoft. Menurut comScore, sebuah perusahaan riset pemasaran Internet,
Facebook memperoleh data dari pengunjung sama banyaknya dengan Google
dan Microsoft, namun sedikit kurang dari Yahoo!. Tahun 2010, tim
keamanan Facebook mulai memperluas upayanya untuk mengurangi risiko
privasi pengguna. Pada 6 November 2007, Facebook meluncurkan Facebook
Beacon yang kemudian menjadi usaha gagal untuk beriklan kepada teman
pengguna menggunakan cara “apa yang dibeli teman”.
Facebook umumnya memiliki tingkat klik (CTR) yang lebih rendah untuk
iklan daripada situs-situs web besar lainnya. Untuk iklan spanduk,
mereka menerima seperlima jumlah klik di Facebook jika dibandingkan
dengan Web secara keseluruhan. Ini berarti bahwa persentase kecil
pengguna Facebook mengklik iklan lebih banyak dibanding situs web lain.
Misalnya, pengguna Google mengklik iklan pertama pada hasil pencarian
dengan rata-rata 8% dalam satu waktu (80.000 klik untuk setiap satu juta
pencarian), sementara pengguna Facebook mengklik iklan dengan rata-rata
0,04% dalam satu waktu (400 klik untuk setiap satu juta halaman).
Sarah Smith, dulunya Manajer Operasi Penjualan Daring Facebook,
mengakui bahwa kampanye periklanan mereka memiliki tingkat klik serendah
0,05% sampai 0,04%, dan tingkat klik untuk iklan cenderung menurun
dalam dua minggu. Tingkat klik di jejaring sosial saingan, MySpace, jika
dibandingkan berkisar 0,1%, 2,5 kali lebih baik dari Facebook tetapi
masih rendah dibandingkan dengan situs web lain. Penjelasan untuk
tingkat klik Facebook yang rendah adalah bahwa pengguna Facebook lebih
cerdas secara teknologi dan menggunakan perangkat pemblokiran iklan
untuk menyembunyikan iklan, penggunanya lebih muda dan lebih pintar
dalam mengabaikan pesan iklan. Di MySpace, pengguna menghabiskan lebih
banyak waktu menjelajahi isinya, sementara di Facebook, pengguna
menghabiskan waktu mereka berkomunikasi dengan teman dan perhatian
mereka teralihkan dari iklan.
Di halaman merek dan produk, sejumlah perusahaan melaporkan tingkat
klik setinggi 6,49% untuk kiriman Dinding. Involver, sebuah platform
pemasaran sosial, mengumumkan pada Juli 2008 bahwa mereka berusaha
memperoleh tingkat klik 0,7% di Facebook (10 kali lebih tinggi dari
tingkat klik kampanye iklan Facebook) untuk klien pertamanya, Serena
Software, yang berusaha mengubah 1,1 juta tampilan menjadi 8,000
kunjungan ke situs mereka. Studi menunjukkan bahwa untuk iklan video di
Facebook, hampir 40% pengguna yang melihat video tersebut menyaksikan
keseluruhannya, sementara rata-rata industri adalah 25% untuk iklan
video spanduk.
Facebook memiliki lebih dari 1.700 karyawan dan kantor di 12 negara.
Mengenai kepemilikan Facebook, Mark Zuckerberg memiliki 24% saham
perusahaan, Accel Partners 10%, Digital Sky Technologies 10%, Dustin
Moskovitz 6%, Eduardo Saverin 5%, Sean Parker 4%, Peter Thiel 3%,
Greylock Partners dan Meritech Capital Partners antara 1 – 2%
masing-masing, Microsoft 1.3%, Li Ka-shing 0.75%, Interpublic Group
kurang dari 0.5%, sekelompok kecil karyawan dan bekas karyawan serta
selebriti masing-masing memiliki kurang dari 1%, termasuk Matt Cohler,
Jeff Rothschild, Adam D’Angelo, Chris Hughes, dan Owen Van Natta,
sementara Reid Hoffman dan Mark Pincus memiliki kepemilikan yang agak
besar di perusahaan ini, dan 30% sisanya dimiliki oleh karyawan,
sejumlah selebriti, dan investor asing. Adam D’Angelo, kepala bidang
teknologi dan teman Zuckerberg, mengundurkan diri pada Mei 2008.
Beberapa laporan mengklaim bahwa ia dan Zuckerberg mulai bertengkar, dan
ia tidak lagi tertarik dengan kepemilikan perusahaan ini.
Pada 15 November 2010, Facebook mengumumkan bahwa mereka telah
memperoleh FB.com dari American Farm Bureau Association dengan nilai
yang tidak disebutkan. Pada 11 Januari 2011, Farm Bureau mengumumkan
“pendapatan penjualan ranah” sebesar US$8,5 juta, sehingga pembelian
FB.com menjadi satu dari sepuluh penjualan ranah termahal sepanjang
sejarah
Tokoh utama Facebook
- Mark Zuckerberg (CEO)
- Chris Cox (Wakil Presiden Produk)
- Sheryl Sandberg (COO)
- Donald E. Graham (Chairman)
Pendiri Facebook
- Mark Zuckerberg
- Eduardo Saverin
- Dustin Moskovitz
- Chris Hughes